Hal Yang Harus Di Hindari Guru Pada Saat Proses Belajar Mengajar

Seputar Pendidikan : Hal Yang Harus Di Hindari Guru Pada Saat Proses Belajar Mengajar_Saat kita masih bersekolah, tentu kita punya sosok guru yang paling kita suka dan tidak suka. Jika bertemu dengan pelajaran guru yang kita sukai, waktu terasa cepat berjalan, semua tugas terasa ringan dan belajarpun lebih mengasikan. Namun sebaliknya ketika bertemu guru yang tidak disukai, rasanya masuk kelas malas-malasan, materi pembelajaran serasa susah sekali masuk. Betapa dahsyatnya pengaruh kesan siswa terhadap seorang guru. Sehingga ini menjadi tugas dan kewajiban seorang guru harus memiliki kemampuan paresi dalam penyampaian pelajaran.

Hal Yang Harus Di Hindari Guru Pada Saat Proses Belajar Mengajar

Sekarang saat sudah menjadi guru, tentu kita semua berharap untuk disukai oleh para siswa. Kalau siswa sudah suka dengan kita, rasanya setengah energi kita sudah tersalurkan karena mendapat energi positif dari siswa. Berbeda dengan siswa yang tidak suka dengan kita, pasti suasana kelas susah diatur dan energi kita menjadi terkuras. Bagaimana cara agar kita disukai oleh para siswa?, mungkin kita harus menghindari beberapa hal di bawah ini :

  1. Tidak Mengusai Materi _Materi pembelajaran merupakan inti pokok sistem pembelajaran. Jangan sampai kita mengajarkan hal yang kita juga belum menguasainya. Memang tidak ada manusia yang dapat memahami segala hal dengan sempurna, makanya kita harus terus belajar untuk mengajar. Sehingga konsep yang kita ajarkan terasa mantap, siswapun akan suka dengan Anda sebagai guru. Perhatikan hal-hal detail yang mungkin dianggap remeh oleh orang lain. Terkadang siswa yang kritis akan menanyakan hal tersebut. Atau hal lain yang masih ada hubunganya dengan topik yang diajarkan. Jadi disarankan untuk banyak membaca, dan mengikuti isu-isu terhangat. Dengan mengkaitkan materi pembelajaran dan isu-isu hangat di sekitar siswa, akan membuat siswa lebih terkesan. Dan mungkin hal tersebutlah yang membuat mereka lebih memahami materi.
  2. Jarang Masuk_Tidak sedikit guru yang sibuk dengan kegiatan di luar sekolah, mungkin untuk urusan keluarga atau bisnis. Kepentingan Bisnis dan keluarga boleh dilakukan asal tidak mengganggu kegiatan belajar di kelas, apalagi sampai tidak masuk dan mengabaikan tugasnya mengajar. Mungkin siswa akan senang kalau jam pelajaran kosong, namun sikap hormat siswa akan berkurang. Siswa yang pandai akan kecewa karena tidak mendapatkan materi pembelajaran sebagai mana mestinya dan waktunya terbuang sia-sia.
  3. Berpakaian Tidak Rapi (Norak)_Bagi siswa, guru itu merupakan sosok yang bisa mereka contoh. Tapi bagaimana kalau guru berpakaian tidak rapi apalagi sampai berpakaian norak. Siswa akan menjadi tidak hormat terhadap guru yang guru yang berpakaian tidak rapi. Berkurangnya sikap hormat ini biasanya membuat siswa tidak bisa menerima materi pembelajaran dengan baik.
  4. Berkata Kasar_Perkataan terhadap siswa harus halus, memikat, dan penuh perhatian. setiap bimbingan, nasehat, dan perkataan harus disampaikan dengan lemah lembut. Kalaupun siswa susah dinasehati, cukup dengan kata-kata yang tegas dan konsisten. Siswa akan memahami apa yang boleh dan tidak boleh jika kita tegas. Ya.. cukup dengan ketegasan saja, tegas berbeda dengan kasar. Hindari mengeluarkan perkataan kasar, bernada tinggi dan ancaman. Jika itu terjadi, tidak ada efektivitas dalam pembelajaran yang dilakukan. siswa akan mencemooh dan mngolok-olok guru yang sering berkata kasar.
  5. Memberikan Tugas Rumah atau PR Tanpa Diperiksa_Pekerjaan rumah (PR) memang dapat menjadikan siswa rajin belajar di rumah. Mereka akan mengatur waktu untuk belajar ekstra demi menyelesaikan tugas dari gurunya. Namun ketika kesungguhan mereka di sia-siakan oleh gurunya, mereka akan kecewa dan semangat untuk mengerjakan PR selanjutnya akan kendor. Guru yang tidak memeriksa PR yang dikerjakan oleh siswa, secara otomatis tidak akan disukai oleh siswanya.
  6. Menghukum Semena-Mena_Menghukum siswa harus didasari dengan kasih sayang, kebijaksanaan, dan kearifan. Jangan memberikan hukuman kepada siswa berdasarkan kebencian, permusuhan, dan emosi yang tidak terkendali. Guru adalah pembimbing spiritual murid, sehingga sikap perilakunya harus konsisten dengan statusnya sebagai pembimbing moral dan spiritual. Kalau hukuman didasari sifat kasih sayang, maka guru akan didasari sifat kasih sayang, maka guru akan menghindari cara-cara yang di luar batas kewajaran, bahkan tidak akan menghukum murid dengan hal-hal yang positif untuk meningkatkan kemampuan dan integritas moralnya. Kalau guru menghukum semena-mena dengan tindakan semena-mena. seperti menyuruh berdiri di halaman sekolah selama jam pelajaran, bertindak keras, menempeleng dan sejenisnya maka ini akan menimbulkan kemarahan siswa. Bahkan ini dikhawatirkan siswa akan membalasnya di luar sekolah. oleh karena itu hindari menghukum semena-mena.
  7. Pilih Kasih (Tidak Adil)_Sikap pilih kasih atau tidak adil akan membuat kebijaksanaan guru tidak dihormati siswanya. Mereka akan bertindak menjauh, seperti tidak mengindahkan perintah gurunya. Oleh sebab itu, sikap pilih kasih jangan samapi ditunjukan guru ke siswanya. Bersikaplah adil dan mulai tanamkan kepada siswa untuk bisa menilai sendiri mana yang baik dan mana yang buruk. Bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, sehingga siswa akan lebih dewasa.
  8. Cuek di Dalam Kelas Maupun di Luar Kelas_Jika guru cuek dengan siswanya, baik dalam maupun di luar kelas. Maka siswa tidak dapat merasakan hubungan emosional yang positif antara guru dan muridnya. Mereka hanya akan belajar dalam arti formal, tetapi tidak memiliki hubungan psikologi yang akrab yang penuh manfaat.
  9.  Tidak Memberikan Contoh yang Baik_Siswa adalah peniru yang sangat baik. Apalagi kalau kita memberi contoh buruk akan sangat cepat ditiru siswa. Maka, sebisa mungkin hindarilah melakukan perbuatan-perbuatan yang kurang baik. Sebaliknya, berikan contoh baik seperti membuang sampah di tempatnya. Memperhatikan kebersihan, sedikit menyapu atau membersihkan meja guru. Dengan begitu, siswa akan terpicu untuk berbuat baik. Dan ketika kita menasehati siswa pun akan lebih mudah, karena sudah ada contoh yang baik dari gurunya.
  10. Kaku (Tidak Humoris)_Tidak humoris merupakan sifat guru yang kurang disukai oleh siswa, karena guru yang kaku, tidak humoris biasanya menimbulkan pembelajaran yang terasa tegang sehingga siswa tidak dapat mengikuti proses KBM dengan baik. Siswa lebih suka dengan guru yang humoris. Setidaknya, siswa menjadi lebih nyaman merasa di kelas. Biasanya guru humoris ini menjadi favorit dan ditunggu-tunggu siswa
  11. Membanding-bandingkan_Guru yang suka membanding-bandingkan siswa satu dengan yang lain atau membandingkan dengan kelas lain dapat menimbulkan perasaan ketidaksukaan siswa. Siswa akan merasa diremehkan dan tidak dihargai. Apalagi siswa dalam masa remaja, yang egonya sangat tinggi, mereka sangat mudah tersinggung. Jadi hidarkan membandingkan siswa di depan mereka.
  12. Tidak hafal nama siswa_Menghafal nama siswa satu-persatu adalah hal yang sulit dilakukan. Apalagi kita mengajar di sekolah dengan jumlah siswa yang banyak. Dengan tahu nama siswa, kita bisa lebih akrab dan lebih mengenal karakteristik siswa tersebut. Siswa pun merasa lebih dihargai. Jika memang sulit untuk menghafal, luangkanlah waktu sebentar ketika kita memulai pelajaran. Misalnya sambil memulai pelajaran kita melakukan presensi siswa dan perhatikan masing-masing siswa dengan melakukan sedikit obrolan. Dengan begitu minimal kita paham wajah siswa-siswa dan nama panggilanya.
Demikianlah yang saya dapat uraikan mengenai beberapa hal yang harus di hindari sebagai pendidik, semoga kita sebagai pendidik dapat menjaga batasan-batasan hukuman terhadap siswa agar tidak menimbulkan sesuatu yang tidak di inginkan.
    Hal Yang Harus Di Hindari Guru Pada Saat Proses Belajar Mengajar itulah yang dapat kami bagikan pada kesempatan hari ini, semoga saja apa yang sudah kami bagikan menjadikan salah satu file akhir pencarian bapak ibu untuk melengkapi administrasi di sekolah masing-masing. Silahkan unduh dan bagikan file yang kami share diatas atau download juga file dibawah ini yang mungkin juga sedang dibutuhkan.


    Itu tadi adalah Hal Yang Harus Di Hindari Guru Pada Saat Proses Belajar Mengajar

    baik Sekianlah artikel Hal Yang Harus Di Hindari Guru Pada Saat Proses Belajar Mengajar kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

    Anda sekarang membaca artikel Hal Yang Harus Di Hindari Guru Pada Saat Proses Belajar Mengajar dengan alamat link https://excel-galeriguru.blogspot.com/2019/03/hal-yang-harus-di-hindari-guru-pada.html

    0 Response to "Hal Yang Harus Di Hindari Guru Pada Saat Proses Belajar Mengajar"

    Posting Komentar